Rabu, 29 November 2023
spot_img

Badai PHK Ribuan Karyawan Terpa Perusahaan Teknologi, Mulai dari Twitter hingga Microsoft

BERITA TERKAIT

Perusahaan teknologi yang telah memecat ribuan karyawan dalam beberapa bulan terakhir ternyata tidak hanya Twitter Inc.

Menurut laporan situs web inc42.com, sekitar 15.708 orang India telah kehilangan pekerjaan. Data tersebut mencakup PHK di 44 startup termasuk unicorn seperti BYJU’S, Chargebee, Cars24, LEAD, Ola, Meesho, MPL.

Sementara perusahaan teknologi besar yang melakukan PHK massal selain Twitter adalah Meta, Snapchat, Apple, Microsoft, Tencent, hingga Intel.

Twitter

Pada 4 November, Elon Musk sebagai pemilik baru Twitter, memutuskan untuk memangkas biaya dan setengah dari 7.500 karyawannya, yakni, hampir 3.700 karyawan dipecat di seluruh departemen.

Di India sendiri, sekitar 180 dari 230 karyawannya dipecat di seluruh tim konten, kemitraan, kurasi konten, penjualan, dan pemasaran sosial.

Meta

Induk perusahaan dari media sosial Facebook, Meta mencatat pendapatan yang menurun pada kuartal tahun ini. Pendapatan perusahaan tercatat US$ 44 miliar atau turun 52% dari tahun lalu.

Penurunan pendapatan membuat perusahaan memilih untuk mengurangi karyawannya, salah satunya di India. Awalnya Meta hanya menghentikan perekrutan, tetapi usaha itu tidak membuahkan hasil bagus kepada perusahaan. Dengan terpaksa perusahaan akhirnya melakukan PHK massal.

Apple

Apple juga menghentikan pekerja kontraknya sebanyak 100 orang pada bulan Agustus lalu. Setelah itu, Apple juga berencana untuk tidak membuka lowongan kerja terlebih dahulu.

Hal itu disebabkan karena melambatnya penjualan seri iPhone 14 dan iPhone 14 Pro di China.
Perusahaan memprediksi penurunan penjualan masih akan berlanjut pada liburan mendatang. Akibatnya perusahaan berusaha menghemat anggaran dengan menghentikan perekrutan.

Snapchat

Snap induk Snapchat merumahkan 1.200 orang pada bulan September. CEO Snap Evan Spiegel mengatakan hal itu perlu dilakukan untuk mengurangi kerugian perusahaan.

Tencent

Perusahaan teknologi terbesar China memberhentikan hampir 5.500 karyawan pada bulan Agustus. Tencent juga membekukan perekrutan untuk pertama kalinya dalam satu dekade. Perusahaan mengumumkan PHK setelah kehilangan perkiraan pendapatan kuartalan.

Seagate

Seagate mengumumkan rencana untuk memangkas 8 persen tenaga kerja globalnya, sekitar 3.000 karyawan akan terdampak pada keputusan itu. Hal itu dilakukan karena ketidakpastian ekonomi dan penurunan permintaan suku cadangnya.

Intel

Kabar terbaru, Intel berencana untuk memberhentikan ribuan karyawan sebagai bagian dari rencana kuartal keempat untuk mengurangi biaya operasional. CEO Intel Pat Gelsinger menegaskan bahwa perusahaan ingin fokus pada efisiensi perusahaan.

Perusahaan juga berencana untuk mengurangi tenaga kerjanya sekitar 20% dalam satu tahun ke depan menyusul rencana untuk mengurangi pengeluaran tahunan perusahaan sebesar US$10 miliar pada tahun 2025.

Byju’s

Startup unicorn Byjus mengumumkan untuk memberhentikan 2.500 karyawan, yaitu 5 persen dari tenaga kerjanya, selama enam bulan ke depan. Karyawan yang terdampak itu berasal dari seluruh departemen seperti produk, konten, media, dan teknologi. PHK akan dilakukan secara bertahap.

Microsoft

Microsoft mengkonfirmasi telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Perusahaan yang didirikan William Henry Gates III atau lebih dikenal dengan nama Bill Gates itu telah memberhentikan sekitar 1.000 karyawan di beberapa divisi baru-baru ini.

Perusahaan mengatakan bahwa mereka memangkas tenaga kerja di seluruh dunia untuk menetapkan prioritas bisnis dan membuat penyesuaian struktural.

Sebelumnya, Microsoft juga telah melakukan PHK pada Juli 2022. Besarannya 1% dari total karyawan saat itu 180.000 di seluruh kantornya.

 

spot_imgspot_img
spot_img

Hot Topics

Related Articles