Sabtu, 20 Juli 2024
spot_img

Peskov: Ukraina yang Tidak Mau Berunding Damai dengan Rusia

BERITA TERKAIT

Permintaan Prancis terhadap Rusia untuk mempercepat proses perdamaian dengan Ukraina mendapat respon dari Sekretaris Pers Kremlin Dmitry Peskov.

Dalam pernyataannya pada Selasa (15/11) Peskov mengaku bahwa Rusia sangat ingin memulai proses perdamaian di Ukraina. Namun, saat ini, menurutnya, Moskow belum melihat adanya rencana untuk menuju ke meja perundingan.

Sebelumnya Macron berbicara di radio France Inter pada Senin bahwa ia percaya adanya upaya untuk menemukan solusi diplomatik atas konflik antara Moskow dan Kyiv perlu dipercepat dalam beberapa minggu mendatang.

“Tentu saja, tetapi kami tidak benar-benar melihat meja perundingan,” kata Peskov mengomentari seruan Macron, dilansir dari RT.

“Sikap de facto dan de jure pihak Ukraina menunjukkan bahwa Ukraina, baik de facto maupun de jure tidak dapat dan tidak ingin bernegosiasi,” tutur Peskov.

“Karena itu, Rusia akan terus melanjutkan operasi militer khusus di Ukraina,” tambah Peskov.

Pada kesempatan terpisah, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, yang bertemu sebentar dengan Presiden Prancis pada KTT G20 di Indonesia pada hari Selasa, mengatakan bahwa Macron juga menegaskan kesediaannya untuk terus berbicara dengan Presiden Vladimir Putin dalam upaya mencari cara untuk menghentikan pertempuran.

Sementara itu, Kanselir Jerman Olaf Scholz juga mengatakan selama KTT G20 bahwa dia akan terus berbicara dengan Putin untuk mencari solusi atas krisis Ukraina.

“Kontak semacam itu penting,” kata Scholz.

Dalam pidato videonya di G20 pada hari Selasa, Presiden Ukraina Volodymir Zelensky mengatakan bahwa dirinya yakin bahwa saat ini adalah waktunya perang destruktif Rusia dihentikan.

Meski demikian, ia bersikeras bahwa Ukraina tak boleh ditawari kompromi dengan mengorbankan kedaulatan, integritas teritorial, dan kemerdekaannya untuk mencapai perdamaian.

Mengomentari pidato Zelensky, Peskov mengatakan bahwa itu benar-benar menegaskan keengganan Kyiv untuk terlibat dalam negosiasi apa pun dengan Moskow, mengatakan kondisinya
selalu tidak realistis.

Peskov kemudian memperingatkan bahwa semakin lama Kyiv menolak negosiasi, semakin sulit bagi kedua pihak untuk menemukan titik temu.

spot_imgspot_img
spot_img

Hot Topics

Related Articles