Selasa, 21 Mei 2024
spot_img

KIB Jangan Hanya Jadi Ojek untuk Antarkan Orang Lain jadi Capres

BERITA TERKAIT

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komarudin, menyayangkan jika Kolisi Indonesia Bangkit (KIB) mengusung calon presiden yang bukan berasal dari internal partai.

Pendapat Ujang merespon adanya desakan akar rumput dari dua partai di KIB, yakni, PAN dan PPP yang mendukung Anies Baswedan sebagai capres.

“Jadi saya melihat sayang kalau misalnya KIB dijadikan kendaraan atau dijadikan ojek untuk mengantarkan orang-orang lain atau kader partai lain sebagai capres. Artinya gigit jari kan kalau tidak ada ketua umum dari KIB itu dari Golkar, PAN maupun PPP yang menjadi capres maupun cawapres,” ujar Direktur eksekutif Indonesia Political Review ini dilansir dari RMOL, Kamis (24/11).

Memang, diakui Ujang, desakan akar rumput agar KIB segera mengumumkan nama capres dan cawapres adalah hal yang wajar.

“Tentu masyarakat wajar jika mendesak KIB segera umumkan capres unggulan,” tutur Ujang.

Namun, menurut Ujang, para petinggi parpol di KIB juga harus memiliki kalkulasi politik secara matang, dan tidak gegabah dalam mengusung figur yang dijagokan akar rumput.

“Karena harus menghitung dan mengkalkulasi secara matang, terkait strategi pemenangan siapa figur yang diusung kriterianya apa dan seberapa besar potensi menangnya kan itu harus dihitung dengan matang,” pungkasnya.

spot_imgspot_img
spot_img

Hot Topics

Related Articles