Sabtu, 18 Mei 2024
spot_img

Pernyataan Sikap Gerakan Nasional 98 Atas Pernyataan Provokatif Benny Ramdhani

BERITA TERKAIT

Pada masa pemerintahan Orde Baru yang sangat anti kritik dan anti-demokrasi, bahkan cenderung otoriter membuat “kemarahan” aktivis era 70-90 an. Penegakan hukum yang berkeadilan jauh dari harapan rakyat, pemerataan pembangunan fisik dan non fisik yang timpang menghasilkan kecemburuan sosial, penegakan HAM justru berbanding terbalik dari hakekat kemanusiaan yang lahir untuk dihargai bukan diintimidasi. Orde Baru yang menjalankan pemerintahan yang anti kritik saat itu telah memunculkan anti klimaks tahun 1998 yang perlawanan nya dimotori Mahasiswa di seluruh Indonesia. Puncaknya 21 Mei 1998, Soeharto mundur setelah 32 tahun berkuasa, harapan mundurnya Soeharto ini diharapkan apa yang menjadi momok Orde Baru yang anti kritik dan anti demokrasi tidak berulang pada Pemerintahan berikutnya .

Apa yang telah disampaikan Saudara Benny Ramdhani sebagai Kepala BP2MI dan mengaku “mantan” Aktivis 98 saat diskusi dengan Presiden sangat bertolak belakang dengan spirit reformasi 98. Bahkan, pernyataan tersebut memicu konflik horizontal antar sesama anak bangsa. Mereka -mereka yang kritis terhadap Pemerintahan Jokowi dianggap menebar kebencian pada Presiden Jokowi dan cenderung provokatif, pernyataan Saudara Benny ini bukan sebagai masukan kepada Presiden, Saudara Benny sudah menjurus mengarahkan Presiden untuk melakukan tindakan represif kepada mereka-mereka yang kritis terhadap Pemerintahan Jokowi.

Kami menilai, pernyataan Saudara Benny tersebut justru menebar kebencian, Saudara Benny justru tidak bisa membedakan antara kritik dan menebar kebencian.

Saudara Benny itu penjilat, selama menjadi Kepala BP2MI, Saudara Benny sudah melakukan apa terhadap terlindungnya buruh Migran dari intimidasi majikan yang ada di dalam dan luar negeri. Saudara Benny telah memicu perpecahan dan konflik horizontal.

Untuk menyikapi pernyataan Saudara Benny, Gerakan Nasional 98 akan lakukan langkah hukum dengan melaporkan Saudara Benny ke Polisi atas pernyataan ucaran kebencian tersebut dan langkah- langkah politik.

Gerakan Nasional 98 juga mendesak Presiden Jokowi memecat Saudara Benny dari Kepala BP2MI .

Oleh: Anton Aritonang, Ketua Umum Gerakan Nasional 98

spot_imgspot_img
spot_img

Hot Topics

Related Articles