Sabtu, 18 Mei 2024
spot_img

Xi Jinping Ingatkan Dampak dari Krisis Ukraina

BERITA TERKAIT

China kembali menyerukan untuk menghindari eskalasi dan perluasan konflik di Ukraina.

Demikian ditegaskan Presiden Xi Jinping dalam pertemuannya dengan Kepala Dewan Eropa Charles Michel di Beijing pada Kamis (1/12).

“Dalam situasi saat ini, penting untuk menghindari eskalasi dan meluasnya krisis,” katanya sembari menambahkan bahwa perlu untuk melanjutkan bantuan dalam membangun perdamaian dan mengadakan negosiasi.

Dampak dari krisis Ukraina juga menjadi pokok bahasan Xi.

Ini adalah pernyataan sikap China yang terus diulang. Namun, China sendiri adalah sedikit dari negara yang menolak mengutuk invasi Rusia bahkan mengkritik sanksi terhadap Moskow.

Michel yang tiba di Beijing pada Kamis (1/12) meminta Xi agar menggunakan pengaruhnya terhadap Rusia untuk mengakhiri perangnya di Ukraina.

“Saya mendesak Presiden Xi, seperti yang kami lakukan pada KTT UE China pada bulan April, untuk menggunakan pengaruhnya di Rusia untuk menghormati piagam PBB,” kata Michel dalam konferensi pers, sebagaimana dilansir dari Euro News.

Michel juga menambahkan bahwa selama percakapan, keduanya setuju bahwa ancaman nuklir tidak dapat diterima dan sangat berbahaya.

Dalam konferesi persnya, Michel mengatakan kepada wartawan bahwa selama tiga jam pertemuannya dengan Xi, ia banyak menyinggung masalah hak asasi manusia, termasuk situasi di Xinjiang.

China yang selalu menolak tuduhan adanya pelanggaran terhadap minoritas Muslim di wilayah itu meminta agar Barat tidak mencampuri urusan dalam negeri mereka.

“Ini bukan tentang campur tangan dalam urusan internal. Ini tentang menegakkan prinsip-prinsip yang disepakati oleh PBB selama beberapa dekade,” kata Michel, seraya menambahkan bahwa dia menyambut baik rencana untuk melanjutkan dialog hak asasi manusia China-UE yang sudah tidak diadakan selama lebih dari tiga tahun.

spot_imgspot_img
spot_img

Hot Topics

Related Articles