Sabtu, 20 Juli 2024
spot_img

Apple Digugat Gara-Gara AirTag

BERITA TERKAIT

Perusahaan teknologi Apple Inc kembali tersandung masalah hukum, setelah dua orang pengguna melaporkan di pengadilan Federasi San Franscisco, California, Amerika Serikat, Rabu.

Apple diduga melakukan penyalahgunaan perangkat AirTag yang dikhawatirkan digunakan penguntit dalam melancarkan aksi kejahatan untuk mengawasi korbannya.

Reuters melaporkan, dari dua perempuan yang melaporkan menyebut dalam gugatannya bahwa AirTag sebagai “senjata pilihan para penguntit dan pelaku kekerasan” dan berkaitan dengan pembunuhan sejumlah perempuan di Akron, Ohio dan Indianapolis.

“Apple tidak bisa melindungi orang dari penyalahgunaan AirTag,” ujarnya dalam laporan tersebut.

Salah seorang penggugat, Lauren Hughes, seperti dikutip ANTARA mengatakan mantan kekasihnya mengetahui ke mana dia pindah setelah memasang AirTag di sekitar ban mobil. Mantan kekasih itu kemudian mengunggah foto truk penjual taco di lingkungan sekitar Hughes disertai tulisan “#airt2.0”.

Penggugat lainnya, atas nama Jane Doe, mengatakan mantan suaminya melacaknya setelah menaruh AirTag di tas ransel anak mereka.

Gugatan class action itu menuntut ganti rugi yang tidak disebutkan untuk para pengguna iOS dan Android yang dilacak menggunakan AirTag atau mereka yang berisiko diikuti karena dugaan pengabaian oleh Apple.

Sementara, hingga kini Apple belum berkomentar atas tuntutan gugatan itu. Apple sudah menyadari AirTag bisa disalahgunakan oleh aktor jahat. Pada Februari, mereka mengumumkan rencana meningkatkan kemampuan AirTag supaya lebih mudah ditemukan dan memberi notifikasi kepada pengguna jika ada AirTag yang tidak diketahui mungkin berada di sekitar mereka.

spot_imgspot_img
spot_img

Hot Topics

Related Articles