Sabtu, 20 Juli 2024
spot_img

BNPT Sebut 5 hingga 7 Persen Eks Napiter Masih Pertahankan Ideologinya

BERITA TERKAIT

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memperkirakan masih terdapat sekitar 5 hingga 7 persen mantan napi terorisme yang berkategori merah.

“Mantan napi teroris itu tidak banyak presentasenya mungkin hanya tujuh atau lima persentasenya karena ini ideologi tentu tidak bisa kita katakan, dan tiap saat berubah,” ungkap Direktur Deradikalisasi BNPT Irfan Idris, di acara CNN Indonesia Prime News, Rabu (7/12).

Mantan napi teroris Munir Kartono menjelaskan, kategori merah di sini merujuk pada orang yang masih mempertahankan pemikiran radikal mereka dan tidak kooperatif dengan pemerintah.

Untuk menghadapi eks napiter yang masih berlabel merah ini, kata Munir, terdapat tiga tahapan yang dijalankan oleh BNPT.

“Tahapan yang kita lakukan berdasarkan Undang-Undang dan PP yang ditetapkan, ada tiga tahapan pencegahan, kesiapsiagaan nasional, kontra radikalisasi dan deradikalisasi,” kata Irfan.

Selain itu, dalam menangani ini, ia juga menyebut pihaknya juga turut melibatkan aparat wilayah mulai dari Babinsa hingga kesbangpol untuk mengintervensi pembinaan.

“Kita sampaikan kepada aparat wilayah baik secara terbuka atau tertutup, ada Babinsa, Bhabinkamtibmas, penyuluh, dan kesbangpol yang ikut bersama-sama melalukan intervensi pembinaan pendampingan dan pemberdayaan kepada mereka yang tidak kooperatif,” pungkasnya.

Sementara, BNPT sendiri mengatakan bahwa eks napiter yang masih berkategori merah ini merupakan tanggung jawab BNPT sekaligus penegak hukum.

Dari segi pencegahan merupakan tanggung jawab BNPT, sementara dari segi penindakan merupakan tanggung jawab penegak hukum.

“Kalau soft approach ranah BNPT, kalau hard approach tentu penegak hukum karena BNPT itu badan yang dibentuk untuk lakukan upaya pencegahan karena kita tidak punya alat untuk penindakan seperti Densus 88 yang berada di bawah Polri,” pungkas Irfan.

spot_imgspot_img
spot_img

Hot Topics

Related Articles