Selasa, 21 Mei 2024
spot_img

Rizal Ramli Sang Rajawali yang Tak Mampu Dijinakkan

BERITA TERKAIT

Ibarat peribahasa mengatakan, “buah jatuh tak jauh dari pohon,” begitulah hal yang terjadi pada Gibran Rakabuming Raka. Wali Kota Surakarta itu memiliki banyak kesamaan dengan ayahnya, yakni, Presiden RI, Joko Widodo. Satu diantaranya adalah teknik bergaul agar sukses dan langgeng menduduki jabatan.

Salah satu teknik tersebut adalah merangkul orang penting agar tidak ada pihak yang berseberangan atau berlaku oposisi dalam menjalankan pemerintahan.

“Gibran ini diajari bapaknya teknik rangkul sana rangkul sini agar posisi kekuasaannya kuat tanpa ada pihak semacam oposisi,” ujar seorang analis yang enggan disebutkan namanya, sebagaimana dilansir Indonews.id yang ditulis Alerta.id, Rabu (14/12).

Misalnya, sebut dia, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang diberi jabatan Menteri Pertahanan dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Prabowo, Sandiaga dll dikasih jabatan langsung jinak dan tunduk mengkeret tak berkutik,” kata sang analis.

Namun, tidak demikian halnya dengan sosok tokoh nasional, Rizal Ramli. Menko Ekuin era Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur itu, menurutnya, tidak mempan dijinakkan oleh Gibran, yang mengaku ngefans dengan mantan Anggota Tim Panel Ekonomi PBB bersama tiga peraih Nobel itu.

“Sosok Rizal Ramli tak mempan dibaikin agar dibuat jinak seperti kebo dicucuk hidungnya, seperti pejabat atau tokoh lainnya. Diundanglah ke perkawinan, dipuja pujilah, diminta nyanyilah dan sebagainya,” katanya.

Dia menegaskan bahwa ketegaran Rizal Ramli yang tidak datang ke acara pernikahan Kaesang-Erina dengan alasan sudah ada jadwal sebelumnya, merupakan bentuk penolakan yang sangat santun, yang pantas dihargai oleh orang yang mengundang.

“Ketegarannya, dengan tidak datang ke acara pernikahan Kaesang dengan alasan sudah ada jadwal adalah bentuk penolakan yang sangat santun bagi pengundang yang dihargainya,” ujarnya.

Sementara itu, Jo Harahap, seorang alumni ITB yang juga sahabat Rizal Ramli mengatakan, memang figur seperti Rizal Ramli sangat langka di Indonesia. Saat ini ada begitu banyak tokoh nasional maupun pejabat yang bertekuk lutut di tangan sang pemangku kekuasaan.

“Figur seperti RR memang masih langka di Indonesia saat ini, di tengah banyaknya sudah tokoh dan pejabat, pihak-pihak yang kritis, bahkan ulama papan atas jatuh ke kaki si kuya,” kata Jo Harahap.

“Rajawali memang lebih senang terbang sendiri!,” sambung Jo Harahap.

Dalam salah satu cuitan di akun Twitternya, Rizal Ramli mengutip puisi WS Rendra yang berjudul “Rajawali (adalah Pacar Langit)”. “Sebuah sangkar besi/ tidak bisa mengubah rajawali/ menjadi seekor burung nuri/. Rajawali terbang tinggi/ membela langit dengan setia/ ia akan mematuk kedua matamu/ wahai, kamu, pencemar langit yang durhaka/.”

Jo menambahkan bahwa Rizal Ramli sudah teruji ketegarannya. “Anies belum, masih harus dibuktikan ke depan. Kalau Anies sungkan atau pakewuh menghadapi pengpeng (pengusaha merangkap penguasa). Kalau jadiin RR wakilnya, semua bakal dikepret,” pungkasnya.

Seperti diketahui, banyak tokoh politik maupun pejabat yang mengikuti acara pernikahan putera Presiden Jokowi, Kaesang dan Erina Gudono, di Surakarta, Minggu (11/12).

Diketahui, bakal calon presiden dari Partai Nasdem, Anies Baswedan juga mengikuti acara tersebut. Hanya Surya Paloh yang sebelumnya telah menyatakan tidak bisa memenuhi undangan keluarga Jokowi tersebut.

Tokoh Pergerakan, Rizal Ramli, juga mendapat undangan mengikuti acara tersebut. Namun, ekonom yang dikenal dengan jurus rajawali ngepret dan rajawali bangkit itu menyatakan permohonan maafnya, karena tidak bisa memenuhi acara tersebut, lantaran banyak acara lain.

Namun, putera sulung Presiden Jokowi, Gibran, mengharapkan kehadiran Rizal Ramli dalam acara pernikahan terakbar sepanjang Indonesia merdeka itu.

Gibran justru mengharapkan orang yang menjadi salah satu favorit dirinya itu bisa menyumbangkan lagu dalam acara pernikahan tersebut.

Harapan Gibran pun pupus. Pasalnya, mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman di era Jokowi tak memenuhi undangan tersebut. Ketidakhadiran Rizal Ramli disayangkan oleh Gibran.

Menanggapi pernyataan Gibran, Rizal Ramli menyatakan berterima kasih atas undangan tersebut. Rizal mengaku tidak enak jika diminta bernyanyi dalam acara tersebut.

“Terima kasih Gibran,” tulis Rizal Ramli di akun Twitetrnya pada Minggu (10/12/2022).

“Ndak enak kalau ntar aku nyanyi ‘Maju Tak Gentar’ dorong perubahan atau Hallo Bandung… Mari Bung rebut (Demokrasi) kembali,” pungkasnya.

spot_imgspot_img
spot_img

Hot Topics

Related Articles