Jumat, 1 Maret 2024
spot_img

Bank Dunia Sebut Harga Beras di Indonesia Termahal se-ASEAN

BERITA TERKAIT

Bank Dunia mencatat, harga beras di Indonesia 28% lebih tinggi dari harga di Filipina. Laporan itu juga menyebut harga beras di Indonesia dua kali lipat dari harga di Vietnam, Kamboja, Myanmar dan Thailand.

“Harga eceran beras Indonesia secara konsisten adalah yang tertinggi di ASEAN selama (satu) dekade terakhir,” tulis laporan Bank Dunia ‘Indonesia Economic Prospect (IEP) December 2022’, Senin (19/12).

Menurut laporan itu, tingginya harga beras di Indonesia terjadi karena dukungan harga pasar bagi produsen pertanian, seperti pembatasan perdagangan melalui tarif impor, monopoli impor BUMN untuk komoditas utama, dan tindakan non-tarif lainnya.

“Rantai pasokan yang panjang dan biaya distribusi yang tinggi, sebagian karena geografi negara yang kompleks, juga menaikkan harga pangan bagi konsumen di negara tersebut,” tutur Bank Dunia.

Dalam data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga beras kualitas bawah hari ini Rp 10.600 per kg, beras jenis medium Rp 11.700 per kg, dan beras kualitas super Rp 13.550 per kg.

Selain soal harga beras, Indonesia juga disebut menghadapi tantangan dari sisi keterjangkauan bahan pangan dan kecukupan gizi. Bank Dunia pun menyarankan pentingnya meningkatkan produktivitas serta mengurangi hambatan impor pertanian.

“Kebijakan untuk mendorong diversifikasi pangan yang lebih bergizi (ternak, buah dan sayuran) dan mengurangi distorsi kebijakan yang saat ini berpihak pada produksi beras dapat meningkatkan kecukupan gizi,” tulis Bank Dunia dalam laporannya.

spot_imgspot_img
spot_img

Hot Topics

Related Articles