Selasa, 21 Mei 2024
spot_img

Meta Bakal Kembali PHK Karyawan

BERITA TERKAIT

Perusahaan induk Facebook, Meta Platforms, Inc. dikabarkan bakal kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya pada tahun ini. Sebab, Meta terus menunda penyelesaian anggaran dan jumlah pegawai Meta di beberapa divisi.

Dikutip dari Reuters, Senin (13/2), penundaan itu disebabkan Meta sedang bersiap untuk PHK massal lagi. Menurut sumber dua karyawan Meta yang mengetahui situasi ini mengungkapkan terdapat ketidakjelasan soal anggaran dan jumlah pegawai di masa depan.

Awal Februari ini, Meta mengumumkan perkiraan pengeluaran pada 2023 sebesar US$89-95 miliar atau sekitar Rp1,33-Rp1,42 triliun (asumsi kurs Rp15 ribu). Hal ini disebut oleh CEO Meta Mark Zuckerberg sebagai tahun efisiensi.

Pemilik WhatsApp telah memangkas lebih dari 11 ribu pekerjaan atau 13 persen dari tenaga kerjanya pada November 2022. Langkah ini menyusul perusahaan teknologi lainnya seperti Amazon.com Inc dan Microsoft Corp yang telah mengumumkan ribuan PHK karena krisis ekonomi.

Saat itu, Mark Zuckerberg mengatakan PHK adalah keputusan tersulit yang pernah ia lakukan dalam sejarah Meta.

“Saya telah memutuskan untuk mengurangi ukuran tim kami sekitar 13 persen dan melepaskan lebih dari 11 ribu karyawan berbakat kami. Kami juga mengambil sejumlah langkah tambahan untuk menjadi perusahaan yang lebih ramping dan lebih efisien dengan memangkas pengeluaran diskresioner dan memperpanjang pembekuan perekrutan hingga kuartal I,” kata Mark Zuckerberg seperti dilansir dari website resmi perusahaan.

Mark Zuckerberg mengatakan semua karyawan akan segera mendapatkan email yang memberi tahu apa mereka kena PHK atau tidak. Setelah itu, setiap karyawan yang terkena dampak PHK akan mendapat beberapa hak.

spot_imgspot_img
spot_img

Hot Topics

Related Articles