Senin, 24 Juni 2024
spot_img

Antisipasi Konflik Kepentingan di PSSI, Erick Thohir Disarankan Mundur dari Kabinet

BERITA TERKAIT

Terpilihnya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, sebagai Ketua Umum PSSI dan Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, yang terpilih sebagai wakil ketua umum dikhawatirkan memunculkan konflik kepentingan.

Menurut Dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Sutomo, Efriza, rangkap jabatan Erick Thohir dan Zainudin Amali seharusnya disikapi bijaksana oleh keduanya, yakni mundur dari jabatan menteri, untuk menghindari konflik kepentingan.

“Agar pengawasan dan sinergi antara Menpora dan PSSI bersifat transparan, tidak terjadi persekutuan tertutup, karena Menpora dan Ketum PSSI sama-sama menjabat sebagai menteri,” kata Efriza dilansir dari RMOL, Jumat (24/2).

Efriza justru apresiasi terhadap sikap Zainudin Amali yang dikabarkan memilih mundur dari jabatan Menpora. Sementara sikap acuh tak acuh justru tampak dari Erick Thohir, yang sama sekali belum terdengar niatan mundur dari jabatan Menteri BUMN.

“Kita patut apresiasi rencana mundur Menpora. Alasannya juga tepat, tidak etis secara moral dan khawatir tidak fokus, menghindari konflik kepentingan, dan memungkinkan terabaikannya Cabor lain, karena ia bagian dari PSSI,” tuturnya.

“Seharusnya itu juga dilakukan Erick Thohir, untuk membuktikan nyali dan janjinya fokus membenahi sepakbola Indonesia,” tegas Efriza.

Pengamat politik dari Citra Institute itu memandang, seharusnya Presiden Joko Widodo langsung merespon kegaduhan rangkap jabatan Erick Thohir dan Zainudin Amali dengan cepat. Bentuk kebijakannya, lakukan pergantian menteri atau reshuffle.

“Harusnya langsung reshuffle, tidak sebatas mengganti Menpora,” tutup Efriza.

spot_imgspot_img
spot_img

Hot Topics

Related Articles