Senin, 24 Juni 2024
spot_img

Romo Magnis: Penguasa Tidak Punya Malu, Sudah Minim Prestasi Malah Bangun Dinasti

BERITA TERKAIT

Pengajar Filsafat dan Etika, Frans Magnis Suseno, menilai, kondisi bangsa saat ini cukup berbahaya. Tokoh yang sering disapa Romo Magnis itu menyoroti beberapa hal, mulai dari peningkatan kemiskinan, penguasa tanpa malu membangun dinasti politik keluarga, pengadilan tidak independen, hingga korupsi merajalela.

Romo Magnis menyebut, 50 persen penduduk Indonesia belum sejahtera. Bahkan sembilan persen diantaranya berada dalam garis kemiskinan ekstrem.

Situasi ini dianggapnya bisa mengakibatkan perpecahan di tengah bangsa.

“Jadi, kita menghadapi ancaman perpecahan vertikal antara orang kecil yang masih menunggu sebenarnya di mana janji Indonesia ini,” kata Romo Magnis dalam acara diskusi yang mengangkat tema Menyelamatkan Demokrasi dari Cengkeraman Oligarki dan Dinasti Politik di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (14/11).

Selain itu, Romo Magnis juga menyoroti tentang korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang kini mengancam demokrasi Indonesia.

Romo Magnis juga memandang oligarki sangat menguat sehingga membuat kondisi korup dalam negeri.

“Dan tahun-tahun terakhir dengan dukungan presiden mengebiri KPK. Penguasa tanpa malu mencoba membangun dinasti keluarga dan kekuasaan keluarga,” katanya.

Kondisi ini disebut Magnis seharusnya sudah disadari oleh masyarakat luas. Namun, masih banyak pihak yang bungkam tak mau menyuarakan ketidakadilan ini.

“Saya ulangi yang dibilang tadi yang gawat kalau orang tidak melihat bahwa itu tidak beres. Kalian tahu itu tidak beres dan coba-coba kita masih bisa mengerti itu. Tetapi tidak beres dan kita di tangan orang seperti itu, ya, berbahaya juga,” katanya.

“Ada ancaman terhadap independensi yustisi di Indonesia itu gawat. Masyarakat tidak akan kerasan di negara ini bahwa tidak percaya di pengadilan akan dapat keadilan,” pungkas Romo Magnis.

spot_imgspot_img
spot_img

Hot Topics

Related Articles