Sabtu, 20 Juli 2024
spot_img

APDESI Dukung Prabowo-Gibran, JPPR: Ini Penghinaan Aparat Desa Terhadap Hukum di Indonesia

BERITA TERKAIT

Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) mengecam deklarasi ratusan perangkat desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) mendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (19/11).

Koordinator Nasional (Kornas) JPPR, Nurlia Dian Paramita, menegaskan, kepala dan perangkat pemerintahan desa merupakan bagian dari aparatur negara yang dituntut netral dalam menghadapi pemilu.

“Ini adalah bentuk penghinaan aparat desa terhadap negara hukum di Indonesia yang jelas-jelas melarang kepala desa beserta aparatnya terlibat atau mendukung calon tertentu dalam pelaksanaan pemilu,” kata Paramita dikutip dari RMOL, Rabu (22/11).

Paramita menjelaskan, tindakan ratusan kepala desa dalam acara tersebut telah melanggar Pasal 280 UU 7/2017 tentang Pemilu, yang intinya melarang aparat desa untuk memberikan dukungan kepada peserta pemilihan.

“Prinsipnya deklarasi Apdesi dalam mendukung salah satu calon peserta pemilu merupakan niat jahat untuk mengkhianati Indonesia,” tutur Paramita.

Oleh karena itu, Mita sapaan akrabnya, mendorong Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk memproses secara hukum kegiatan Apdesi yang menyampaikan dukungan kepada Prabowo-Gibran.

“Jadi apabila tidak ditindaklanjuti (Bawaslu) atau terkesan membiarkan fenomena ini terjadi pada Pilpres 2024, maka pada momen itulah pengkhianatan terhadap norma aturan negara hukum secara kolektif dilakukan oleh bangsa kita,” tukas Paramita.

“Baik yang melanggar netralitasnya maupun oleh pihak yang tidak menegakkan aturan yang berlaku, atau bahkan terkesan tidak serius mempersoalkan fenomena tersebut,” tandas Paramita.

spot_imgspot_img
spot_img

Hot Topics

Related Articles