Sabtu, 20 Juli 2024
spot_img

Konsolidasi Nasional Mahasiswa dan Masyarakat Sipil Sepakat Turunkan Jokowi

BERITA TERKAIT

Konsolidasi Nasional Mahasiswa dan Masyarakat Sipil bersepakat untuk menurunkan Joko Widodo (Jokowi) dari posisinya sebagai Presiden Republik Indonesia. Alasannya, mantan Walikota Solo itu masih haus akan kekuasaan dan mendorong putranya menjadi calon yang berkontestasi di Pilpres dengan cara menabrak konstitusi dan merusak demokrasi.

“Jokowi tidak henti-hentinya menggunakan kekuasannya untuk melancarkan kepentingannya. Tangan besinya merusak tatanan negara kita sebagai negara hukum, seolah ini negara kekuasaan bagi Jokowi. Mulai dari Omnibus Law, Perppu Cipta Kerja, hingga penghancuran legitimasi dan integritas MK untuk meloloskan anaknya dan masih banyak lagi perusakan integritas lembaga demokrasi kita,” ungkap Sekjen SEMA Universitas Paramadina, Afiq Naufal di Aula Nurcholis Madjid, Universitas Paramadina beberapa waktu lalu.

Dalam konsolidasi nasional itu, Afiq menjelaskan, semua elemen masyarakat sipil dan mahasiswa sudah sampai kepada titik puncak kemarahnnya terhadap kekuasaan. Bagi peserta konsol, sudah 9 tahun Jokowi berkuasa dan sudah 9 tahun demokrasi kita dikebiri. Hingga menjelmalah politik dinasti yang kita lawan ketika reformasi. “Hari ini politik dinasti ada di depan mata kita!” tegas Afiq.

Mahasiswa dan masyarakat sipil, menurut Afiq, sudah tidak percaya, masyarakat sipil sudah geram dan cukup sudah, masyarakat sipil sudah sangat yakin Jokowi akan tetap melanggengkan kekuasaanya dalam kontestasi elit nanti lewat anaknya dengan instrumen kekuasaan yang dimiliki.

“Konsolidasi Nasional tersebut sudah tidak ada keraguan dan maaf lagi, kini puncaknya, dan sudah saatnya aksi masyarakat sipil untuk segera Turunkan Jokowi. Seluruh elemen konsolidasi tersebut sepakat untuk #turunkanjokowi,” tandas Afiq.

spot_imgspot_img
spot_img

Hot Topics

Related Articles