Sabtu, 2 Maret 2024
spot_img

25 Tahun Reformasi Semakin Jauh dari Harapan, Negara Demokrasi Dibajak Para Oligarki

BERITA TERKAIT

Akhir jabatan presiden Jokowi sangat brutal dan tanpa malu merobek sendi-sendi bernegara dan menghancurkan demokrasi. Dengan lincah lidahnya, kata-kata manis yang berakhir pahit dari sebuah komitmen, intergitas pemimpin yang seharusnya bisa dipegang, ternyata hanya lipsync untuk memenuhi hasrat kekuasaan dinastinya.

Dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) penuh kebusukan, dimana Iparnya dan paman anaknya sebagai Ketua MK agar keponakan dipaksakan untuk bisa mengikuti kandidat cawapres dari segi umur dengan putusan inkontisional.

Beberapa hari kembali kita dipertontonkan mendengarkan sikap tak netralnya terkait presiden bisa berkampanye. Tatanan negara kita rusak dengan hal itu. Ya, kita semua sudah paham atau tak heran jika seorang bapak pasti akan membela anaknya, dalam diam kita semua tahu itu pasti bapaknya sudah bergerak untuk suksesi anaknya agar apa? Cuma untuk menang dan berkuasa.

Masalahnya, ini pemimpin bangsa, yang bicara seorang presiden sebuah negara. Saya berpendapat terhadap pemilu kali ini mungkin ini terburuk dari yang buruk. Dan kita harapkan agar orang-orang terdidik mampu punya sikap mengembalikan tatanan negara kita, demokrasi kita, agar kembali pada relnya.

Orang yang berintegritas punya hati dalam menjaga kelangsungan berbangsa dan bernegara harus bersatu padu, khususnya para Menteri yang memiliki integritas dan intelektual dalam keilmuannya serta sudah mendedikasi dirinya untuk diberikan kepada negara agar lebih baik, punya sikap, baiknya mundur dari kabinet sekarang. Karena, semua tercatat dalam sejarah bangsa, segala hal baik dan busuknya. saya berharap para menteri yang memiliki integritas, profeosionalismenya, serta patriotisme terhadap kebaikan bangsa.

Jangan mau lagi menjabat untuk kekuasaan keluarga, punya sikapsegera mengundurkan diri dari Kabinet Kekuasaan Jokowi. Jangan diam, negara demokrasi dalam bahaya!

Oleh: Irwansyah Iing, Aktivis ’98 Pro Demokrasi

spot_imgspot_img
spot_img

Hot Topics

Related Articles